3 Kelompok Orang yang Doanya Mustajab dan Makbul

3 Kelompok Orang yang Doanya Mustajab dan Makbul
Doa Islam – Berdoa memang kewajiban setiap muslim kepada Allah Swt. Bahkan, Allah sendiri yang menganjurkan hal tersebut melalu firman-firman-Nya. Doa merupakan perantara diturunkannya pertolongan Allah kepada manusia. Tanpa doa, Allah tidak akan menolong kehidupan manusia, bahkan tidak akan mengubah takdir yang sudah dituliskan-Nya sebelumnya. Namun begitu, tidak serta merta setiap doa akan langsung dikabulkan oleh Allah. Semua tergantung dari amal ibadah dan perbuatan shalih dari manusia itu sendiri, kecuali tiga kelompok orang. Menurut Rasulullah Saw., ketiga kelompok orang ini dipastikan akan langsung dikabulkan doa-doanya. Siapa sajakah itu? Dan, apakah kita termasuk dalam salah satu kelompok tersebut? Berikut uraian lengkapnya.


1. Pemimpin yang Adil
Dalam hal ini, pemimpin bukan hanya ketua tertinggi di sebuah masyarakat. Seorang ayah juga menjadi pemimpin di keluarganya. Menjadi seorang pemimpin (imam), bukanlah perkara mudah. Dia harus mampu menyelesaikan permasalahan yang muncul di antara umat yang dipimpinnya. Dia juga harus siap menampung semua keluh kesah dari umatnya serta menjadi penengah yang adil pada saat terjadi perselisihan. Padahal, bersikap adil sendiri juga tidak mudah dilakukan. Terlebih di jaman sekarang ini, di mana godaan setan semakin kuat untuk menilai sesuatu tidak secara objektif. Oleh karena beban tugas yang begitu berat ini, Allah memberi jaminan pengabulan setiap doa pemimpin jika mampu berbuat adil.

2. Orang yang Teraniaya atau Terzalimi
Berbuat zalim kepada orang lain sangat dilarang oleh agama. Bukan hanya membuat orang lain menjadi sengsara, namun juga akan berimbas pada diri orang yang berbuat dholim tadi. Sebab, Allah akan mengabulkan doa penuh keikhlasan dari orang yang terzalimi. Maka, berhati-hati jika akan berbuat sesuatu kepada orang lain. Jangan sampai orang lain tersebut merasa terzalimi dan akhirnya berdoa kepada Allah. Di sisi lain, tidak setiap orang bisa mengklaim diri sendiri sedang dizalimi orang lain. Dilihat terlebih dahulu sebab musabab kenapa sebuah perbuatan bisa terjadi. Jika memang karena dia salah dan orang lain berbuat sesuatu sesuai porsinya sebagai balasan atas perbuatannya, jelas ini bukan perbuatan zalim. Dengan kata lain, dia bukan termasuk dalam kelompok orang yang doanya langsung diijabah oleh Allah Swt.

3. Orang yang Berpuasa Hingga Berbukanya
Allah sangat senang dengan orang yang sedang berpuasa secara ikhlas dan sungguh-sungguh. Sebab, pada saat orang yang sedang berpuasa, ia akan mempunyai kekuatan rohani dan energi yang luar biasa. Dia akan mampu meredam nafsu duniawi sehingga hatinya menjadi bersih. Tak heran jika Allah tidak hanya akan memberikan pahala besar kepada orang yang berpuasa tersebut, namun juga akan langsung mengabulkan semua doa yang dipanjatkannya. Namun, tentu saja puasa yang benar-benar ikhlas karena Allah yang akan mendapat jaminan tersebut.

Itulah tiga kelompok orang yang doa-doanya selalu diijabah oleh Allah. Lalu, kita di posisi mana? Memang, tidak setiap orang mendapatkan kesempatan menjadi seorang pemimpin sehingga bisa mengusahakan untuk berbuat adil. Memang, tidak setiap orang mengalami perlakuan yang dzalim dari orang lain. Hanya beberapa orang saja yang bisa mengalaminya. Namun, kita bisa mengusahakan untuk masuk dalam golongan orang yang berpuasa. Tentu saja, puasa yang dimaksudkan di sini sesuai dengan yang diajarkan Allah Swt. So, tunggu apalagi? Raihlah keberkahan puasa dengan selalu memanjatkan doa kepada Allah Swt. Jika kita bersungguh-sungguh, Insya Allah akan dikabulkan oleh Allah! Amin.
Back To Top