5 Penyebab Mengapa Doa Umat Islam Belum Dikabulkan

5 Penyebab Mengapa Doa Umat Islam Belum Dikabulkan
Doa Islam – Dalam agama Islam, doa bukan hanya bentuk sebuah ibadah, namun juga komunikasi antara hamba dengan Tuhannya, sekaligus merupakan bentuk ketaatan serta pengakuan kelemahan manusia kepada penciptanya. Lewat doa ini, manusia dapat mengungkapkan semua hal yang terkait kehidupannya di dunia, baik curahan hati maupun permintaan. Dengan kata lain, yang membutuhkan doa adalah manusia itu sendiri, bukan Tuhannya. Kabar baiknya, Allah sudah berjanji akan mengabulkan setiap doa yang dipanjatkan umat Islam. Dan, Allah tidak pernah ingkar dari firman-Nya. Tapi, faktanya, tidak setiap umat Islam doanya dapat langsung terkabul. Apa yang menyebabkannya? Berikut ini ulasan lengkap mengapa doa Islam belum dikabulkan oleh Allah Swt.



1.  Masih Sering Melakukan Perbuatan Dosa
Meskipun beragama Islam, jika seseorang masih sering mengerjakan perbuatan dosa, maka Allah tidak akan mengabulkan doanya, sebelum bertaubat dan memperbaiki diri. Tidak hanya itu, mengonsumsi atau menggunakan barang-barang haram juga akan menjadi penghalang doa seseorang untuk diterima Allah. Hal ini disampaikan langsung oleh Nabi Muhammad Saw., kemudian diriwayatkan oleh Muslim, yang pada intinya menyebutkan bahwa Allah Maha Baik sehingga hanya akan menerima hal yang baik pula.

2. Berdoa yang Tidak Baik
Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa Allah itu baik dan menyukai yang baik-baik. Oleh karena itu, jika seseorang berdoa hal yang tidak baik, terlebih jika doa tersebut diperuntukkan orang lain karena merasa tidak senang, maka Allah tidak akan mengabulkan doa tersebut. Allah lebih tahu azab apa yang pantas untuk orang yang bersalah, tanpa harus mendengarkan doa dari manusia. Doa yang berisi tentang perbuatan dosa atau memutus tali silaturahmi juga tidak akan dikabulkan oleh Allah.

3. Hati Masih Kosong dan Tidak Serius
Berdoa hanya sekadarnya, tanpa merasuk ke dalam hati juga tidak akan dikabulkan oleh Allah. Sebab, berdoa tanpa hati menunjukkan bahwa doa tersebut tidak serius dan tidak benar-benar memohon bantuan Allah. Jika diibaratkan, berdoa tanpa hati sama seperti berbicara dengan orang lain tanpa melihat matanya. Orang yang diajak omong pastinya juga tidak senang diperlakukan seperti itu. Oleh karena itu, berdoalah hingga meresap ke dalam hati. Tidak hanya itu, keyakinan bahwa Allah pasti mengabulkan doa tersebut akan semakin membuat Allah lebih cepat mengabulkannya.

4. Mengganti yang Lebih Baik
Allah Maha Tahu. Dialah yang paling tahu tentang apa yang terbaik dan apa yang tidak baik untuk setiap umatnya. Jika Allah akhirnya tidak mengabulkan doa umatnya, artinya Dia menganggap itu bukan yang terbaik untuk orang yang berdoa tersebut. Dan, sebagai penggantinya, Allah telah menyiapkan sesuatu yang lebih baik lagi. Jadi, saat doa Anda tidak terkabul, jangan marah terhadap Allah. Sebab, Allah lah yang lebih mengetahui apa yang terbaik untuk Anda.

5. Masih Ditunda
Tidak hanya mengetahui hal yang terbaik untuk setiap umat, Allah juga Maha Mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengabulkan doa umat-Nya. Meskipun Allah berjanji pasti mengabulkan doa umat-Nya, bukan berarti selesai berdoa langsung dikabulkan. Bisa jadi baru dikabulkan beberapa hari kemudian, beberapa tahun kemudian, atau bahkan baru dikabulkan kelak di akhirat.
Itulah beberapa alasan mengapa doa umat Islam belum dikabulkan. Oleh karena itu, jangan berburuk sangka dahulu dengan semua keputusan Allah; pasti itu yang terbaik untuk kita. Koreksi diri kita baik-baik dan teruslah berdoa kepada Allah.
Back To Top